6 Cara Mengobati Vulvodynia: Dari Antidepresan Sampai Operasi

6 Cara Mengobati Vulvodynia: Dari Antidepresan Sampai Operasi – Jika Anda pernah menyaksikan seri tv Seks and The City dan menyaksikan episode seorang wanita yang mengeluh masalah di organ reproduksinya, lalu dokter menjelaskan jika vaginanya alami stres. Tentu Anda ingin tahu, istilah yang dokter pakai di seri itu tidak ada atau ada ya di dunia klinis. Yuk, cari info berkenaan kebenaran stres vagina di artikel ini.

Dalam istilah klinis, stres vagina pasti tidak ada, tetapi tanda-tanda yang dirasakan oleh salah satunya figur di seri itu sebetulnya dikenali sebagai vulvodynia.

Apakah itu vulvodynia? Vulvodynia adalah saat vagina Anda alami keadaan ngilu akut yang tiba demikian saja, dan dapat bertahan di dalam periode saat yang lumayan lama.

Vulvodynia ini terlebih dahulu diikuti dengan gejala-gejala rasa seperti terbakar, menusuk, gatal, berdenyut, lebam, dan ngilu yang kerap dilukiskan benar-benar menyakitkan.

 Cara Mengobati Vulvodynia dari  Antidepresan Sampai Operasi

Beberapa wanita yang alami vulvodynia mempunyai kisah penyembuhan infeksi jamur atau vaginitis berulang-ulang. Beberapa wanita dengan keadaan itu terkadang mempunyai kisah penghinaan seksual.

Penting untuk dicatat, vulvodynia tidak menyebar saat melakukan hubungan seks atau bukan tanda-tanda kanker. Merasa sakit yang dirasakan bisa stabil (terus-terusan) atau lenyap muncul dan dapat bertahan sepanjang beberapa bulan atau bahkan juga sekian tahun.

Tapi dapat lenyap dengan mendadak seperti saat dimulainya. Seorang dengan vulvodynia kemungkinan rasakan ngilu di wilayah vulva, atau terlokalisasi pada tempat tertentu, seperti pintu masuk vagina.

Keadaan sama, seperti vestibulitis vulva, bisa mengakibatkan merasa sakit cuman saat diberi penekanan pada wilayah sekitaran pintu masuk vagina. Jaringan vulva kemungkinan kelihatan meradang atau lebam, atau terkadang terlihat normal.

Bila Anda mengalami tanda-tanda yang sudah disebut, tidak boleh cemas atau secara asal-asalan minum obat antidepresan karena yakin dengan istilah stres vagina.

Berikut Langkah-langkah Pengobatan Vulvodynia

Langkah menyembuhkan vulvodynia umumnya konsentrasi pada hilangkan tanda-tandanya. Masing-masing wanita yang alami vulvodynia mempunyai penyembuhan yang berbeda.

Penyembuhan itu umumnya sebagai penyembuhan gabungan yang terbaik. Penyembuhan vulvodynia memakan waktu beberapa minggu atau bahkan juga beberapa bulan untuk memberinya perawatan pada tanda-tanda vulvodynia.

Nah, bagaimanakah cara menyembuhkan vulvodynia yang direferensikan oleh klinis? Berikut opsi penyembuhannya. Turuti newsletter kami supaya mendapatkan panduan terbaik sekitar tempat kewanitaan dan kesehatan wanita yang lain. Saya Terima Kebijakan Privasi dan Data.

1. Obat-obatan

Bila tanda-tanda yang Anda keluhkan vulvodynia, dokter umumnya akan memberikan Anda resep antidepresan trisiklik dan antikonvulsan yang bisa menolong kurangi merasa sakit akut di vagina Anda. Antihistamin akan diresepkan untuk kurangi rasa gatal di vagina.

2.Terapi Biofeedback

Terapi ini bisa menolong kurangi merasa sakit dengan mengajari pada pasien vulvodynia untuk mengontrol tanggapan dalam tubuh tertentu.

Arah dari biofeedback untuk menolong Anda jadi santai hingga kurangi rasa sensasi sakit. Untuk menangani vulvodynia, biofeedback bermanfaat untuk mengurangi otot panggul, yang bisa kontraksi untuk memperhitungkan merasa sakit dan betul-betul mengakibatkan sakit akut.

3. Bius Lokal

Obat-obatan, seperti salep lidocaine bisa memberinya ‘bantuan sementara’ untuk memudahkan tanda-tanda. Dokter kemungkinan merekomendasikan pemakaian lidokain 30 menit saat sebelum hubungan seks untuk kurangi ketidaknyamanan. Bila memakai salep lidokain, pasangan kemungkinan alami mati rasa sementara sesudah contact seksual.

4. Blok Saraf

Wanita yang sudah lama alami merasa sakit karena vulvodynia dan tidak mempan dengan penyembuhan lain, umumnya akan dikasih suntikan blok saraf lokal.

5. Terapi Dasar Panggul

Beberapa wanita dengan vulvodynia mempunyai permasalahan dengan otot-otot dasar panggul. Otot-otot dasar panggul sebagai otot yang memberikan dukungan kandungan, kandungan kemih, dan usus. Latihan perkuat otot-otot dasar panggul bisa menolong memudahkan merasa sakit vulvodynia.

6. Operasi

Bila dalam kasus di mana wilayah yang sakit mengikutsertakan tempat yang kecil (lokal vulvodynia, vulvar vestibulitis), operasi untuk mengusung kulit dan jaringan yang terserang ini bisa kurangi merasa sakit pada beberapa wanita. Proses operasi itu dikenali bernama vestibulectomy.

Nah, sahabat kedokteran itu adalah 6 Cara Mengobati Vulvodynia: Dari Antidepresan Sampai Operasi. Semoga informasi ini berguna buat Anda.

 

Tetap stay healthy dan stay safe ya!

5 Langkah Pencegahan Kanker Serviks

5 Langkah Pencegahan Kanker Serviks atau Kanker Leher Rahim – Pencegahan kanker serviks atau kanker leher kandungan dapat dilaksanakan dengan vaksin HPV, teratur pap smear, dan tes HPV, stop merokok, dan melakukan hubungan seks dengan aman. Kanker ini tersering disebabkan karena infeksi virus HPV karena sikap sex resiko tinggi.

Kanker serviks terdaftar sebagai salah satunya tipe kanker yang terbanyak serang wanita. Walau sebenarnya kanker ini bisa dihindari dengan cara-cara, seperti teratur menjalan pengecekan pap smear dan tes HPV, terima vaksin HPV, tidak merokok, dan tidak melakukan hubungan seksual beresiko.

WHO menulis minimal ada 570.000 pasien kanker serviks baru di tahun 2018. Secara global, kanker yang kerap dikatakan sebagai kanker leher kandungan ini diprediksi menulari 6,6% dari keseluruhan komunitas wanita di penjuru dunia. 

Komunitas yang umum menderita penyakit ini adalah wanita berumur 30 sampai 45 tahun. Banyak terdapat pilihan penangkalan kanker serviks yang dapat Anda aplikasikan, misalnya:

1. Pap smear

Tes ini dilaksanakan oleh dokter kandungan dengan ambil contoh jaringan pada serviks atau leher kandungan Anda. Contoh selanjutnya di cek di bawah mikroskop buat menyaksikan tidak ada atau adanya sel kanker atau sel prakanker.

Pap smear benar-benar dianjurkan untuk golongan udara yang berumur 21 sampai 65 tahun khususnya yang telah aktif secara seksual. Pengecekan ini seharusnya dilaksanakan 3 tahun sekali.

2. Tes HPV

Tes ini umumnya dilaksanakan bila hasil Pap smear Anda memperlihatkan ada sel kanker pada leher kandungan. Test ini benar-benar dianjurkan untuk Anda yang berumur di atas 30 tahun. 

Anda bisa juga melakukan gabungan tes HPV dengan Pap smear untuk memperkuat analisis berkenaan tidak ada atau adanya kanker serviks. Walau begitu, test HPV cuman mengonfirmasi kehadiran HPV, bukan analisis tentu kanker serviks.

3. Vaksin HPV

Vaksin ini dapat menahan perubahan virus HPV 16 dan HPV 18, sebagai pemicu kanker serviks. Walau kanker serviks umumnya menyerang wanita umur produktif, tetapi vaksin HPV bisa diberi semenjak umur 11 atau 12 tahun.

4. Hindari Merokok

Anda bisa kurangi resiko terserang kanker ini dengan tidak merokok. Orang perokok semakin lebih susah untuk singkirkan infeksi virus HPV dari badan. Ini bisa memicu berlangsungnya kanker.

5. Melakukan Hubungan Seksual dengan Aman

Tidak sedikit kasus kanker serviks yang terjadi terkait dengan infeksi virus HPV. Virus ini bisa menyebar lewat hubungan seks . Maka, pasangan Anda dianjurkan untuk memakai kondom saat melakukan hubungan seks supaya terbebas dari resiko penyebaran virus ini.

Sebagian besar kasus kanker serviks disebabkan karena human papillomavirus (HPV). HPV adalah virus yang paling wajar beralih dari manusia ke manusia lain melalui hubungan seks.

Ada lebih dari 100 tipe virus HPV, tetapi umumnya pada mereka tidak beresiko. Minimal ada dua tipe HPV yang biasanya mengakibatkan kanker serviks pada wanita, yaitu HPV 16 dan HPV 18.

Lainnya HPV, beberapa faktor risiko berikut ini dipandang menjadi pemicu berlangsungnya kanker serviks mencakup:

Perilaku Seks Bebas

Berubah-ubah pasangan seksual atau berhubungan seksual semenjak umur dini dapat tingkatkan resiko berlangsungnya kanker serviks.

Merokok

Wanita perokok mempunyai resiko 2x semakin besar terserang kanker serviks dibandingkan wanita yang tidak merokok.

Sistem Imun yang Lemah

Orang yang beresiko terserang kanker serviks umumnya mempunyai penyakit yang terkait dengan mekanisme imun. Misalkan menderita HIV atau sempat jalani transplantasi organ yang mengakibatkan pasien harus minum obat imunosupresan yang tekan performa mekanisme imun.

Mengidap Penyakit Menular Seksual

Penyakit menyebar seksual bisa juga meninggikan peluang golongan darah untuk penderita kanker serviks. Misalnya, klamidia, gonorea, dan sifilis.

Mengalami Servisitis

Servisitis adalah infeksi pada serviks. Selainnya penyakit menyebar seksual, cedera pada leher kandungan, dan alat kontrasepsi (seperti diafragma atau cervical cap) dapat menjadi satu diantara pemicunya.Jika servisitis terus terjadi tanpa diobati secara benar, peluang pasien untuk alami kanker serviks akan bertambah.

Kebalikannya, kanker serviks bisa juga memicu berlangsungnya infeksi pada serviks ini.WHO menulis jika kanker serviks banyak terjadi di daerah dengan keadaan sosial dan ekonomi yang rendah.

Angka kematian karena kanker ini capai sampai 90%. Kebiasaan itu sebenarnya dapat didesak melalui pendekatan lengkap. Satu diantaranya dengan memberikan penerangan yang berisi beberapa langkah penangkalan.

 

Nah sahabat kedokteran, itu adalah 5 Langkah Pencegahan Kanker Serviks atau Kanker Leher Rahim.  Sebelum menderita, lebih baik kita cegah ya. Karena pepatah mengatakan, lebih baik mencegah dari pada menderita. Nah udah jelas kan?

Tetap stay healthy dan stay safe ya!

5 Langkah Menjelaskan COVID-19 Pada Anak

5 Langkah  Menjelaskan COVID-19 dan Penyakit Pandemi Pada Anak – Wabah COVID-19 sekarang telah sah diputuskan sebagai wabah global oleh WHO. Ini menyaksikan penyebaran virus yang bertambah sampai 13 kali lipat di negara lain di luar Tiongkok. Penentuan itu pasti membuat warga makin siaga, khususnya anak-anak. Tetapi, bagaimana menerangkan ke anak hal COVID-19?

Sebagai salah satunya usaha menahan penebaran COVID-19, nyaris tiap negara memilih untuk tutup akses masyarakat negara yang terkena masuk ke kota alias lockdown kota. Penutupan akses ini rupanya berpengaruh pada fasilitas khalayak yang lain, terhitung sekolah.

Hal itu sudah pasti memunculkan beragam pertanyaan di pikiran anak, khususnya saat ada orang paling dekat mereka sebagai pasien COVID-19. Peluang anak ketahui COVID-19 dari informasi benar ada, tapi tidak ada kelirunya mereka dengar dari orang tuanya sendiri.

Menurut Victor Carrion, psikolog di Stanford Children’s Health, orang-tua dan pengasuhnya perlu menerangkan COVID-19 ke anak sesuai pertanyaan dan umur mereka. Disamping itu, Anda pun perlu memperhatikan bahasa yang dikatakan supaya tidak memunculkan kekhawatiran. Berikut ada banyak panduan yang kemungkinan bisa menolong Anda saat memberitahukan anak hal pandemi penyakit ini.

1. Tanyakan Apa Yang Sudah Anak Ketahui Mengenai Covid-19

Sebelum menerangkan dengan komplit mengenai COVID-19 ke anak, rupanya Anda perlu menanyakan lebih dulu apa yang telah mereka kenali. Menanyakan ke anak juga perlu disaksikan sesuai umur mereka. Contoh, untuk anak berumur sekolah kemungkinan lebih bagus menanyakan apa orang di sekolah telah menerangkan COVID-19 dan apa yang disebutkan mereka.

Saat itu, untuk anak yang balita ataupun lebih kecil, Anda bisa bertanya ke mereka apa orang dewasa yang lain pernah mengulas pandemi penyakit ini. Dengan demikian, Anda dapat ketahui apa sejauh ini anak dengar info yang betul atau mungkin tidak.

Kemudian, Anda mulai bisa ajak anak untuk berunding dan menyaksikan bagaimana reaksi mereka. Anak-anak kemungkinan tertarik dan akan kerap menanyakan ke Anda, tapi cukup banyak juga yang jarang-jarang menanyakan. Oleh sebab itu, menerangkan COVID-19 kepada anak juga perlu untuk melihat keadaan terlebih dulu, apa anak ingin ikuti informasi itu atau sekedar ingin tahu.

2. Jelaskan Dengan Jujur dan Mudah Dipahami

Setelah mendapat info mengenai apa yang telah anak kenali, sekarang waktunya menerangkan ke mereka mengenai COVID-19 dalam bahasa yang gampang dimengerti dan jujur.

Pertama kali, upayakan agar semakin konsentrasi menolong anak merasakan aman, tapi masih tetap jujur. Coba tidak untuk menerangkan pandemi infeksi virus ini terlampau detail dan lebih dari yang ditanya oleh anak.

 

Sebagai contoh, ada anak-anak yang kemungkinan menanyakan mengenai sekolah mereka yang ditutup dan Anda pasti bisa jawab pertanyaan mereka dengan jujur.

Namun, saat mereka tak pernah menanyakan atau mungkin tidak sempat terjadi, Anda tak perlu mengusung topik itu. Disamping itu, saat waktunya anak menanyakan dan kebenaran Anda tidak ketahui jawabnya, jawablah dengan jujur.

3. Beri Ruang Ketika Anak Merasa Cemas

Menjelaskan pandemi COVID-19 kepada anak pasti bisa memunculkan rasa cemas kepada mereka. Tanggapan itu benar-benar wajar Bahkan juga, banyak pada mereka yang kemungkinan kuatir apa hal itu akan terjadi dari mereka atau orang yang dicintainya.

Ditambah lagi, cukup banyak kabar berita di sosial media atau basis yang lain yang memperlihatkan info mengerikan untuk mereka. Jika hal itu terjadi, upayakan tujukan anak ke content yang sama sesuai umur anak, hingga mereka tidak mendapati informasi yang keliru atau membuat mereka takut.

4. Bantu Anak Agar Merasa Terkendali

Menyaring informasi mengenai COVID-19 ke anak memang baik, tapi menolong mereka supaya terasa jika kondisinya teratasi juga sangat penting.

Anda kemungkinan mulai dapat menerangkan ke anak mengenai tanda-tanda COVID-19 tidak memunculkan tanda-tanda yang berat dari mereka. Tetapi, janganlah lupa untuk mengingati anak dan remaja supaya masih tetap lakukan usaha penangkalan, seperti membersihkan tangan secara benar dan jaga kebersihan badan.

5. Tetap Lanjutkan Pembicaraan Tentang COVID-19

Sebenarnya, menerangkan pandemi COVID-19 ke anak tidak bisa dilaksanakan satu atau dua barangkali. Info sekitar penyakit yang serang mekanisme pernapasan ini terus akan bersambung sampai betul-betul usai.

Karena itu, Anda perlu selalu mengecek anak Anda. Bahkan juga, Anda dapat memakai COVID-19 sebagai salah satunya fasilitas supaya anak belajar mengenai badan mereka, seperti mekanisme ketahanan tubuh bisa menantang virus dan penyakit.

Nah, sahabat kedokteran itu adalah 5 langkah menjelaskan COVID-19 dan penyakit Pandemi pada anak.

Stay healthy dan stay safe ya!

5 Kebiasaan Mandi yang Tak Baik Bagi Kesehatan

5 Kebiasaan Mandi yang Tak Baik Bagi Kesehatan Tapi Mungkin Sering Anda Lakukan – Semua aktivitas yang terkait sama air untuk beberapa orang adalah hal yang membahagiakan, terhitung mandi. Sabunan dan keramasan ialah sebuah rutinitas umum yang nyaris dilaksanakan seluruh orang saat mandi. Tetapi, tahukah Anda bila beberapa rutinitas mandi yang sejauh ini Anda kerjakan tiap hari kenyataannya salah dan jelek untuk Anda? Baca secara lengkap dalam artikel ini.

Mandi sebenarnya mempunyai tujuan untuk bersihkan badan dari semua kotoran. Nach, bersamaan perubahan, sekarang mandi tak lagi jadi sekadar kegiatan rutin bersihkan badan saja. Masalahnya mandi bisa saja fasilitas untuk relaksasi diri dari semua kepenatan sesudah sepanjang hari melakukan aktivitas.

Walau demikian, apa Anda telah percaya bila tehnik mandi yang sejauh ini Anda kerjakan telah betul? Ingat, langkah mandi kan mempengaruhi kesehatan dan kebersihan kulit, loh! Berikut rutinitas mandi yang rupanya sejauh ini salah.

 

1.Terlalu Lama di Kamar Mandi

 

Tahukah Anda, habiskan waktu kelamaan untuk mandi malah membuat kulit kering? Terlebih bila Anda mandi gunakan air panas. Seorang pakar dermatologi, Sandy Johnson, menjelaskan, American Academy of Dermatology mereferensikan untuk batasi waktu mandi optimal 10 menit. Ini dilaksanakan untuk menahan dehidrasi kulit karena air panas bisa hilangkan minyak alami kulit.

Mandi sama air panas kelamaan akan menyebabkan pembuluh darah terbuka yang dapat mengakibatkan memunculkan bintik merah atau ruam-ruam di kulit.

Bintik merah ini sepintas serupa dengan bintik merah yang ada sesudah Anda berkeringat setelah olahraga. Disamping itu, mandi kelamaan bisa juga mengakibatkan kulit Anda menjadi lebih peka dan bisa jadi memperburuk keadaan kulit Anda, seperti ruam dan eksim.

ing

2. Handukan Terlalu Keras

 

Banyak orang sesudah mandi tanpa diakui menggosokkan handuknya ke kulit terlampau keras. Walaupun sebenarnya menurut Sandy Johnson, untuk keringkan badan sesudah mandi lebih bagus bila dilaksanakan dengan menepuk-menepuk-nepuk handuk ke kulit dibanding harus menggosok handuk ke badan.

 

Ini karena menggosok handuk terlampau kuat ke kulit akan membuat kulit jadi makin kering dan hancur. Nach janganlah lupa sesudah badan kering, selekasnya terapkan lotion yang kaya pelembab untuk jaga kelembaban kulit supaya tidak kering.

 

3. Melilitkan Rambut dengan Handuk

 

Rutinitas mandi ini biasanya dilaksanakan sebagian besar wanita. Mulai saat ini, tidak boleh kerjakan rutinitas ini kembali, ya! Ini karena melilitkan rambut dengan handuk akan membuat rambut depresi dan jadi parah kerusakan rambut.

Tidak hanya itu saja, menggosok handuk ke rambut atau memerahnya akan membuat rambut jadi pecah dan hancur. Kebalikannya, diamkan rambut kering secara alami.

 

4. Keramas Setiap Hari dengan Air Panas

 

Ingin rambut cepat panjang? Ucapnya, keramas tiap hari ialah jalan keluar yang akurat. Kenyataannya, hingga saat ini belum bisa dibuktikan bila kerap keramas dapat membuat rambut cepat panjang.

Malah dalam beberapa riset disebut jika kerap keramas akan mengakibatkan kulit kepala ringkih hingga rambut tidak tumbuh dengan prima. Apa lagi bila Anda keramas memakai air panas sering, ini justru akan membuat rambut jadi lusuh.

 

Pasalnya keramas dengan temperatur panas membuat kutikula rambut terbuka dan membuat molekul warna rambut lenyap. Seharusnya, pakai air dingin untuk keramas sebab bisa jaga warna rambut Anda supaya masih tetap kelihatan fresh dan tidak lusuh.

 

5. Lupa Membersihkan dan Mengeringkan Shower Puff

 

Berbagai aktivitas yang Anda kerjakan saat mandi tanpa diakui mengakibatkan badan Anda terselimuti oleh bakteri jahat. Entahlah dari bersinggungan dengan beberapa benda kotor atau pencemaran yang bakal membuat kulit jadi kusam dan gatal-gatal.

 

Nah, salah satu hal yang jarang-jarang dilaksanakan orang adalah bersihkan shower puff. Bahkan juga biasanya kemungkinan Anda malah lupa untuk bersihkan dan menakutkan shower puff sesudah dipakai. Walau sebenarnya, shower puff sebagai lokasi yang paling dicintai bakteri untuk berkembang biak bila didiamkan pada kondisi basah.

 

Nah, sahabat kedokteran itu adalah 5 kebiasaan mandi yang tak baik bagi kesehatan tapi mungkin sering Anda lakukan. Semoga sahabat kedokteran mendapatkan ilmu baru hari ini ya.  Stay safe and healthy!

4 Penyebab Sakit Perut Setelah Makan

4 Penyebab Sakit Perut Setelah Makan – Anda berasa makanan yang Anda konsumsi higienis, tetapi tetap kerap sakit di perut? Coba cari info apa peluang pemicu sakit di perut yang umum Anda alami sesudah makan di artikel ini. Mengenali beragam pemicu sakit di perut sesudah makan

1. Dispepsia

Menurut American Gastroenterological Association, satu diantara 4 orang di bumi ini alami dispepsia. Dispepsia sebagai kelompok tanda-tanda yang ada dan bisa memunculkan ketidaknyaman pada perut sisi atas.

Dispepsia umumnya dapat lebih dirasa di saat makan atau sesudah makan walau ketaknyamanan mulai dapat berasa semenjak saat sebelum makan.

Mendekati waktu Anda makan, lambung akan hasilkan asam. Pada keadaan tertentu jumlah asam yang dibuat oleh lambung dapat bertambah hingga mengakibatkan iritasi pada permukaan dinding lambung Anda, bahkan juga keluh kesah bisa berasa sampai tenggorokan.

Keluh kesah ngilu pada lambung berikut yang kerap membuat dispepsia juga dikenal sebagai keluh kesah ngilu lambung atau sakit maag.

2. Refluks Asam Lambung atau GERD

Refluks asam lambung adalah keadaan naiknya cairan asam lambung ke atas tenggorokan. Ini diikuti dengan ngilu ulu hati dan kesan terbakar di kerongkongan. Bila refluks asam lambung berjalan lama, ini jadi keadaan akut yang disebutkan gastroesophageal reflux disease (GERD).

Penyakit asam lambung, sama seperti yang dikutip dari Women’s Health, condong terjadi ke orang yang menyukai makanan pedas dan berlemak. Bila makanan yang Anda makan ialah makanan banyak mengandung lemak dan pedas tidak boleh bingung bila penyakit asam lambung Anda kumat.

3.Irritable Bowel Syndrome

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah tipe masalah pada mekanisme pencernaan. Penyakit akut ini akan serang usus besar dan bisa saja akan lenyap muncul sepanjang tahun atau bahkan juga sepanjang umur.

Menurut dr. Ashkan Farhadi, seorang ahli gastroenterologi di Memorial Care Orange Coast Medical Center di Fountain Valley, Amerika Serikat (AS) irritable bowel syndrome atau umum dipersingkat IBS menjadi pemicu sakit di perut sesudah makan.

Tingkat keparahan tanda-tanda yang dirasakan pasien biasanya tidak kronis. Namun tetap harus dicurigai, khususnya yang tidak juga pulih, pasien alami pengurangan berat tubuh tanpa ada alasan yang terang, pendarahan pada anus (dubur), atau sakit di perut yang dirasa saat malam hari dan semakin bertambah kronis. Selekasnya kontrol diri Anda ke dokter bila alami beberapa gejala itu.

4.Penyakit Celiac

Penyakit Celiac ialah keadaan di mana pencernaan seorang alami reaksi negatif saat konsumsi gluten. Gluten sendiri ialah protein yang dapat diketemukan pada beberapa macam sereal seperti gandum, jelai (barley), dan gandum hitam.

Beberapa makanan yang memiliki kandungan sereal itu ialah pasta, kue, sereal makan pagi, sauce atau kecap tertentu, mayoritas roti, dan beberapa macam makanan siap sajian.

Celiac bukan alergi atau intoleransi badan pada gluten. Penyakit ini sebagai keadaan autoimun di mana tubuh salah mengenal senyawa yang terdapat dalam gluten (yang sebetulnya tidak beresiko) sebagai teror untuk badan. Karena itu mekanisme ketahanan tubuh serangnya dan pada akhirnya berkenaan kumpulan sel tubuh yang sehat.

Itu adalah 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Makan.  Semoga sahabat memperhatikan masalah perut sakit setelah setelah membaca ini.