Manfaat Keju Biru bagi Kesehatan Tubuh

Keju biru adalah tipe keju yang mempunyai susunan memiliki motif seperti urat warna kebiruan atau kehijauan karena bakteri yang menua. Ada beberapa manfaat keju biru bagi kesehatan, seperti turunkan resiko osteoporosis sampai mempertahankan kesehatan gigi.

Sama sesuai namanya, keju biru adalah tipe keju yang mempunyai susunan memiliki motif seperti urat warna kebiruan atau kehijauan. Timbulnya urat kebiruan itu disebabkan karena bakteri yang mulai menua. 

Beberapa variasi keju biru yang terpopuler adalah keju gorgonzola italia, keju biru stilton Inggris, dan keju roquefort Prancis.Keju biru dibuat dari susu atau dadih yang digabung spora jamur spesies Penicillium roqueforti.

Manfaat Keju Biru Bagi Kesehatan Tubuh

Pada umumnya, keju biru diproses dari susu sapi, meskipun ada pula yang dibuat dari susu domba. Jamur yang digabungkan selanjutnya tumbuh dan menua pada keju dengan alami sepanjang tiga sampai 6 bulan pematangan. Kandungan nutrisi keju biru Berikut adalah beberapa nilai nutrisi yang terdapat pada sebuah jatah (sekitaran 28 gr) keju biru.

Disamping itu, keju biru sebagai sumber gizi penting yang dibutuhkan tubuh kita, seperti vitamin A, vitamin D, kalium, natrium, zinc, fosfor, selenium, dan riboflavin.

Bila dibanding dengan yang lain, variasi keju biru seperti keju gorgonzola tawarkan kandungan kalsium yang semakin tinggi. Beberapa manfaat keju biru bagi kesehatan yang dapat Anda akan dapatkan adalah sebagai berikut.

1. Menurunkan Risiko Osteoporosis

Keju biru adalah sumber kalsium yang baik sekali, khususnya tipe keju gorgonzola. Kandungan kalsiumnya yang tinggi bisa menolong tingkatkan kepadatan tulang Anda.Kepadatan tulang yang ideal tentu saja menolong membuat perlindungan kemampuan tulang dan jaga kesehatannya keseluruhannya, dan turunkan resiko Anda pada penyakit tulang seperti osteoporosis.

2. Melawan Arthritis

Arthritis atau radang persendian sebagai salah satunya masalah kesehatan yang umum terjadi di lanjut usia. Konsumsi keju biru bisa menolong turunkan risiko penyakit ini sekalian menolong memeranginya.Kandungan anti radang yang dipunyai beragam variasi keju biru, misalkan keju gorgonzola, berperan dalam kurangi infeksi dan menurunkan ngilu karena arthritis.

3. Menjaga Kesehatan Gigi

Keju biru sebagai makanan yang ramah dengan gigi karena kandungan kalsium dan fosfornya yang lumayan tinggi. Konsumsi variasi keju biru seperti keju gorgonzola dipandang sanggup menolong menahan karies dan gigi berlubang.

4. Mencegah Obesitas

Konsumsi keju biru sudah bisa dibuktikan secara ilmiah bisa mempertahankan kesehatan usus dan menolong mengurus kandungan lemak visceral (lemak perut) di sekitar tempat perut.

Ini tentu saja benar-benar berguna karena kandungan lemak visceral yang berlebihan sudah dihubungkan dengan angka kematian yang semakin tinggi.

5. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Keju biru memiliki kandungan senyawa yang dikenali sebagai spermidine. Senyawa ini dipandang sanggup tunda penuaan dan kurangi resiko penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah). Meskipun begitu, sampai sekarang ini belum juga tahu kenapa spermidine mempunyai kekuatan itu.

Beberapa periset berkeyakinan jika senyawa spermidine mempunyai dampak yang positif untuk beberapa sel otot jantung dan berbagai mekanisme kardiovaskuler. Keju biru seperti keju gorgonzola dapat menolong turunkan kandungan kolesterol, menahan infeksi arteri, dan pembekuan darah di pembuluh darah.

6. Meningkatkan Daya Ingat

Nilai nutrisi yang berada di dalam keju gorgonzola dipandang berguna dalam tingkatkan peranan otak, seperti tingkatkan ingatan dan menantang masalah kesehatan yang terkait dengan daya ingat.

7. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Keju biru sediakan berbagai mineral dan vitamin penting yang bisa menolong tingkatkan mekanisme ketahanan tubuh. Ini penting dalam memperlengkapi badan untuk menahan dan melawan penyakit lebih cepat.Anda dapat menambah variasi keju biru seperti keju gorgonzola ke menu makanan Anda sebagai sisi dari diet sehat.

Harus diingat juga, bahwa keju biru mempunyai kandungan garam dan lemak jemu yang lumayan tinggi. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk mengkonsumsinya keju ini selayaknya saja. Bila Anda terhitung orang yang rawan sakit di kepala atau migrain, seharusnya Anda batasi konsumsi keju ini.

Tipe keju yang menua seperti keju biru ialah penyebab sakit di kepala yang umum. Bila keadaan ini sering berulang-ulang, sebaiknya Anda menghindar konsumsi keju biru.

Nah, sahabat kedokteran itu adalah manfaat keju biru bagi kesehatan tubuh.

Sahabat tetap stay healthy dan stay safe ya!

Stop Makan Makanan Kemasan!

  Stop Makan Makanan Kemasan – Siapa yang tak pernah konsumsi makanan kemasan? Dimulai dari susu, juice, daging olahan, buah-buahan, sampai camilan, semua sudah ada bentuk kemasanya. Tidak bisa dipungkiri bahwa makanan kemasan menjadi sisi di kehidupan beberapa orang.

Tetapi, dibalik semua keringanan itu, ada beberapa bahaya makanan kemasana yang tidak baik bagi kesehatan tubuh Anda. Baca artikel ini jika Anda tidak yakin. Bahaya makanan kemasan untuk kesehatan tubuh.

1. Tak Bernutrisi

Biasanya makanan berkemasan memiliki kandungan gizi yang paling rendah dibanding makanan fresh. Masalahnya makanan kemasan harus melalui berbagai tingkatan produksi yang membuat nilai nutrisi pada makanan menyusut.

Untuk gantikan gizi yang lenyap, produsen makanan paket akan menambah serat, vitamin, dan mineral sintetis pada proses yang disebutkan fortifikasi. Tetapi ini tidak dapat gantikan kebaikan dari gizi alami yang terdapat di dalam makanan.

2. Mengandung Gula, Garam, dan Lemak Trans Yang Tinggi

Gula, garam, dan lemak trans biasa terdapat di dalam makanan paket dengan jumlah tinggi. Berikut sebagai bahaya makanan kemasan untuk tubuh, sebab bisa tingkatkan risiko Anda terserang penyakit

Ke-3 kandungan itu dapat berpengaruh buruk pada kesehatan Anda bila dimakan dengan jumlah berlebihan. Konsumsi gula yang tinggi bisa mengusik metabolisme dan menyumbangkan kalori berlebihan dalam tubuh.

Ini selanjutnya dapat mengakibatkan kekebalan insulin, meningkatkan kandungan trigliserida, meningkatkan kandungan kolesterol jahat, dan bahkan mengakibatkan penimbunan lemak di hati dan rongga perut.

Kelebihan mengonsumsi garam dapat berpengaruh buruk juga untuk kesehatan. Kebanyakan garam pada tubuh bisa mengakibatkan volume darah, hingga membuat jantung bekerja lebih keras. Hal tersebut membuat pembuluh darah menyempit, sehingga tekanan darah Anda akan naik.

3. Mengandung Bahan Kimia Buatan

Bila Anda suka membaca info yang berada di paket makanan, tentu Anda pernah mendapati beragam nama bahan yang Anda tidak tahu. Itu kemungkinan bahan kimia buatan yang sengaja ditambah dengan tujuan tertentu.

Pada umumnya, makanan kemasan ada bahan pengawetnya, pewarna makanan, penambah rasa, pemberi struktur, sampai berbagai tipe pemanis buatan. Tambahan bahan kimia ini mempunyai tujuan supaya makanan kemasan memiliki rasa yang diharapkan dan bisa tahan lama.

Meskipun beberapa bahan kimia itu sudah terbukti aman, tetapi kemungkinan ini tidak 100% aman untuk kesehatan jangka panjang. Faktanya, tambahan pemanis buatan sirup jagung tinggi fruktosa pada banyak minuman dan makanan sudah disambungkan dengan kegemukan, diabetes, penyakit jantung, bahkan juga kanker.

4. Bikin Gemuk

Makanan kemasan biasanya memiliki rasa yang sedap, dan pasti semua orang menyukainya. Beberapa produsen makanan tahu jika konsumen suka dengan makanan yang manis, asin, dan berlemak. Karena itu mereka membuat makanan dengan rasa demikian. Membuat konsumen  untuk selalu membeli produknya. Ditambahkan lagi, kemasan yang kecil membuat Anda tidak sadar telah makan seberapa banyak.

Beberapa riset juga menunjukkan jika kandungan pada makanan kemasan dapat membuat Anda makan semakin banyak dari yang Anda perlukan, seperti dikutip dari Medical News Today.

Otak Anda kemungkinan telah susah memahami bagaimana rasa kenyang. Sehingga Anda tidak dapat stop konsumsi makanan paket. Terkadang, Anda kemungkinan “suka” ingin makan kembali dan kembali sampai kenyang. Tanpa sadar, Anda telah makan terlalu banyak makanan kemasan.

5. Kemasannya Mengandung Senyawa Berbahaya

Tidak hanya kandungan pada makanan yang dapat berbahaya untuk kesehatan, tetapi kemasan makanannya juga dapat berbahaya untuk kesehatan. Beberapa bahan kimia yang terdapat di dalam kemasan makanan dan dapat berbahaya untuk kesehatan. Ini adalah bahaya makanan kemasan yang akan ada dalam jangka panjang.

Ini juga sudah dibuktikan oleh riset dalam Journal of Epidemiology and Community Health. Bahan kimia  yang terdapat di dalam makanan berkemasan dapat terlarut dalam makanan yang Anda makan, hingga  ke tubuh.

Nah itu adalah Alasan mengapa Anda harus Stop Makan Makanan Kemasan! Sayangi tubuh Anda dengan makan makanan sehat. Karena kesehatan sangat mahal dan tidak mudah menyembuhkan yang sudah terlanjut sakit. Lebih baik mencegah sebelum mengobati!